Palu – portalbanggai.com (10/04/2025). DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Sidang Utama. Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah ke-61 Tahun 2025, yang pelaksanaan puncak perayaan dijadwalkan pada Minggu, 13 April 2025.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Aristan, S.Pt. saat memimpin rapat, didampingi Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah H. Ambo Dalle. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dra. Novalina, M.M. hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.
Rapat yang digelar pada Kamis (10/04/2025) tersebut, dihadiri para anggota dewan, unsur Forkopimda, para Bupati/Walikota se-Sulteng, serta jajaran pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta sejumlah undangan lainnya.
“Enam puluh satu tahun perjalanan daerah ini, tentu sudah banyak kemajuan yang telah dicapai,” kata Aristan. Olehnya itu kata dia, kita patut bersyukur dan berbangga serta termotivasi untuk bersungguh-sungguh mengelola potensi kekayaan daerah ini.
Menurutnya, selama enam dekade lebih, banyak dinamika telah dilewati. Semua itu harus menjadi pelajaran berharga dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Mestinya potensi kekayaan itu memberikan dampak kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah ini.

“Saya mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkuat semangat membangun daerah,” ujarnya.
Ini juga menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya peran setiap pihak dalam pelayanan publik. Kita semua harus pantas sebagai pelayan masyarakat dan selalu responsif terhadap kebutuhan warga.
Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Tengah yang murah senyum ini merasa optimis dengan visi misi dan program unggulan gubernur yang baru, meningkatkan produktivitas pertanian dan industri untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif untuk mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, penurunan kemiskinan dan pembangunan SDM berkualitas, sebagai tujuan pembangunan nasional dapat diwujudkan bersama.
Namun begitu kata dia, kita semua juga perlu mengingatkan pada gubernur dan seluruh perangkat pemerintah daerah, bahwa dalam mengelola potensi sumberdaya alam itu, juga diperlukan kearifan dan kehatihatian. Karena jika salah, maka tidak mustahil kekayaan alam ini justru menjadi kutukan bagi masyarakat dan daerah ini.
Dirinya menyebutkan, pengelolaan kekayaan alam seperti laut, pertanian dan pertambangan yang salah urus, bisa jadi justru menciptakan ketimpangan sosial ekonomi, kehancuran budaya luhur, juga kehancuran alam yang berakibat pada datangnya bencana seperti kekeringan, banjir, tanah longsor, pencemaran air dan udara, penyebaran wabah penyakit bagi umat manusia, hingga ledakan hama penyakit bagi tanaman pertanian yang berujung pada kemunduran peradaban.
Di akhir statemennya, melalui media ini Aristan mengajak semuanya untuk bersama bahu-membahu membangun daerah tercinta ini untuk kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. (*)
Penulis warta : Ahtar
Foto : Istimewa













