Luwuk- portalbanggai.com (15/01/2026). Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M., meresmikan Gedung Baru Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) dan Rawat Inap UPTD Puskesmas Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Kamis (15/1/2026) pagi.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ruangan pelayanan UGD dan rawat inap. Dalam sambutannya, Bupati Amirudin menegaskan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.
“Dengan hadirnya layanan UGD dan rawat inap ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Luwuk Selatan, serta mengurangi angka rujukan ke RSU Luwuk,” ujar Bupati.

Bupati Amirudin juga berharap seluruh tenaga kesehatan, baik bidan, perawat, maupun dokter, dapat memberikan pelayanan yang optimal, profesional, dan humanis kepada masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Hj. Nurmasita Datu Adam, S.Kep., Ns., menjelaskan bahwa peningkatan status Puskesmas Simpong menjadi puskesmas rawat inap merupakan bagian dari program strategis Dinas Kesehatan Tahun 2025.

Ia menyebutkan, pada tahun 2025 Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai telah menaikkan status sejumlah puskesmas dari rawat jalan menjadi rawat inap, yaitu Puskesmas Simpong, Sinorang, Nuhon, Bonebakal, Nambo, dan Mantoh. Seluruh puskesmas tersebut telah mengantongi izin operasional dan terdaftar dalam register pusat.
“Dari total 27 puskesmas di Kabupaten Banggai, saat ini sebanyak 19 puskesmas telah berstatus rawat inap. Tujuannya untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan menekan angka rujukan ke rumah sakit,” jelas Nurmasita.

Di awal kegiatan, Kepala UPTD Puskesmas Simpong, Sumiatry Yanti Emping, S.KM., menyampaikan bahwa gedung baru tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas medis sesuai standar, di antaranya ruang nurse station, ruang tindakan, ruang observasi, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Ia menambahkan, pelayanan rawat inap dan UGD didukung oleh sumber daya manusia sebanyak 20 orang perawat dan satu orang dokter umum sebagai penanggung jawab.
“Dengan hadirnya gedung rawat inap yang baru ini, kami optimistis dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien serta keluarga, sekaligus mendukung pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara terpadu,” ungkapnya.

Sumiatry juga menegaskan bahwa fasilitas yang memadai harus diiringi dengan pelayanan profesional. Oleh karena itu, seluruh jajaran UPTD Puskesmas Simpong berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi SDM, disiplin kerja, integritas, serta etika pelayanan demi kepuasan dan keselamatan masyarakat. (*)
Penulis warta dan foto: Ahtar Basonggo













