Luwuk – portalbanggai.com (29/7/2026). Maxim terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha lokal di Sulawesi Tengah melalui program pendampingan usaha kecil yang berfokus pada peningkatan kualitas ruang publik dan standar kebersihan di pasar-pasar tradisional. Program tersebut diwujudkan melalui penyediaan perlengkapan usaha serta konsultasi secara gratis bagi para pelaku UMKM.
Program pendampingan ini pertama kali diluncurkan di Kota Palu pada 2018, bersamaan dengan mulai beroperasinya layanan Maxim di Sulawesi Tengah. Sejak saat itu, ratusan pelaku usaha, mulai dari restoran, hotel, penyedia jasa, institusi pendidikan, hingga pedagang di pasar tradisional, telah berpartisipasi dalam program tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Maxim bekerja sama langsung dengan para pelaku usaha untuk mengidentifikasi kebutuhan mereka sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing usaha. Program ini terbuka bagi pelaku usaha dari berbagai skala tanpa dipungut biaya.
Berbagai perlengkapan usaha disalurkan kepada peserta, seperti celemek, payung pasar, papan informasi, papan bertuliskan “Buka/Tutup”, papan penanda, serta perlengkapan operasional lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas usaha sehari-hari sekaligus menciptakan lingkungan usaha yang lebih rapi, nyaman, dan menarik bagi pelanggan.
Selain itu, Maxim juga mendorong peningkatan standar kebersihan di kawasan publik yang memiliki tingkat aktivitas tinggi, seperti pasar tradisional dan pusat kuliner. Salah satu bentuk dukungannya adalah penyediaan celemek bagi pedagang untuk membantu menjaga kebersihan selama proses pengolahan dan penjualan makanan, sehingga dapat mengurangi risiko kontaminasi sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.
Program ini juga dinilai mampu membantu pelaku usaha menekan biaya operasional karena kebutuhan perlengkapan usaha dapat dipenuhi melalui pendampingan yang diberikan. Dengan demikian, pelaku usaha memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Di sisi lain, Maxim turut mendukung kelancaran aktivitas perdagangan melalui pemanfaatan layanan logistik yang dinilai mampu mempercepat distribusi barang, mengurangi risiko kerusakan produk, serta meningkatkan efisiensi proses jual beli, khususnya di kawasan pasar dan pusat kuliner.
Sejumlah pelaku usaha di berbagai daerah telah merasakan manfaat dari program tersebut. Di Tasikmalaya, Stevia Kitchen Cake and Bakery berhasil berkembang dari usaha rumahan menjadi bisnis yang melayani ratusan pesanan setiap hari berkat dukungan layanan pengantaran Maxim.
Hal serupa juga dirasakan Dapur Widhy di Sukabumi yang mampu memperluas jangkauan pelanggan tanpa meningkatkan biaya operasional secara signifikan. Sementara itu, Babyva Rent di Yogyakarta memanfaatkan layanan Maxim untuk memastikan perlengkapan anak yang disewakan dapat diterima pelanggan tepat waktu dan dalam kondisi baik.
Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyam, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal sebagai bagian dari upaya memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa mendukung pelaku usaha lokal merupakan salah satu cara untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ketika usaha-usaha lokal berkembang, manfaatnya juga akan dirasakan oleh lingkungan sekitar. Melalui berbagai layanan yang kami miliki, termasuk Food & Shop dan Food & Goods, kami ingin membantu UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan, meningkatkan efisiensi usaha, dan tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Dirhamsyam.
Selain menjalankan program pendampingan bagi pelaku usaha, Maxim juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Perhubungan, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, serta berbagai komunitas di sejumlah daerah di Indonesia.
Melalui berbagai program dan kerja sama tersebut, Maxim berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (*)
Nurahmi Tri Wulan/Ahtar
Foto: Istimewa













