LUWUK – portalbanggai.com (02/09/2024). Pj. Sekda Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si. membuka kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Gerakan Jumantik Lingkungan dan Impelementasi Inovasi Jumantik Sekolah (SI BATIK MALEO) Tingkat Kabupaten Banggai Tahun 2024 di Hotel Swiss-Belinn Luwuk pada Senin (02/09/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan sehari ini, diikuti oleh 182 peserta, yang berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, Kemenag Kabupaten Banggai, Camat & para Kepala Sekolah di 3 kecamatan (Luwuk, Luwuk Utara, dan Luwuk Selatan), serta Kepala Puskesmas & Pengelola Demam Berdarah di Puskesmas se-Kabupaten Banggai dan sejumlah undangan lainnya.

Bupati Banggai melalui sambutan tertulis yang dibacakan Pj. Sekda Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko menyebutkan bahwa gerakan jumantik dan implementasi yang dilaksanakan hari ini adalah bagian penting dari komitmen untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak dan masyarakat luas.

Dari paparan sejumlah kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Banggai, dalam sambutan tersebut Bupati Amirudin menyatakan bahwa masalah ini tidak hanya berdampak pada masalah klinis individu saja, namun juga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, Namun katanya, penanganannya tidak dapat diselesaikan oleh sektor kesehatan saja akan tetapi memerlukan peran aktif masyarakat, lintas sektor, Pemerintah Daerah dan DPRD.
Dikatakan, berbagai upaya telah dilakukan Pemda melalui Dinas Kesehatan dalam mengkampanyekan gerakan pemberantasan dengue melalui Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M Plus maupun melalui inovasi SI BATIK MALEO (Siswa Berantas Jentik dan Memantau Lingkungan Sekolah).

Mengingat pentingnya kegiatan ini, Bupati Banggai mengajak semua pihak yang terlibat untuk terus bekerja sama, saling mendukung dan saling berbagi informasi dan pengalaman untuk mencapai tujuan bersama.

Dinas Kesehatan Kabupaten Selaku penyelenggara kegiatan menghadirkan beberapa narasumber, yakni Dr. Agus Handito dan Edi Priyanto, S.K.M., M.Ph. dari Tim Kerja Arbovirosis Kementerian Kesehatan RI, dr. Moh. Iqbal Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Muhadi Dahlan, S.K.M. Penanggungjawab Program Arbovirosis Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan Adriyanto Bahari dari Dinas PMD serta Taufik Akbar, S.Pd. Ketua Komunitas Belajar SDN Maahas.

Pada kesempatan tersebut, juga ditandatangani komitmen bersama Sekolah Bebas Jentik Cegah DBD dengan Inovasi Si Batik Maleo dan Piagam Penghargaan kepada sejumlah pihak atas partisipasi aktifnya pada kegiatan Siswa Berantas Jentik & Memantau Lingkungan Sekolah. (*)
Penulis warta dan foto : Ahtar Basonggo













